Unit Link Terbaik di Indonesia Commonwealth Life Investra Link

Kita belajar dari dau dan tetesan air


By Faruq Elmunthazhar on Monday, March 1, 2010 at 4:47pm

waktu itu pagi hari, anak seumuran 10 tahn berjalan di atas pembatang persawahan, jam 6.30 dia suadah harus selseai mandi(maklum anak desa manidinya di persawahan)dia berjalan melintas rerumputan, di tengah rerumputan yang hijau itu terlihat sebuah daun yang luas di penuhi genangan air,,,

awal anak ini berfikir

“aku tau setiap air yang yang lewati tenggorokan akan sejukkan perasaan, dan aku tau ini nikmat utama dari yang Kuasa stelah adanya nasi,,,tapi kenapa, daun ini tidak menahan air yang tegenang di pundaknya?
kenapa dia jatuhkan, apakah dia menangis seperti mata yang jatuhkan tetesan air yang tergenag di sekitar bundarannya?

apa tubuhnya nggak kuat menahan, hanya sekedar menahan air yang tidak banya di lihat mata ini? seperti lemahnya jiwa seorag yang tidak kuat menahan rasa sedih yang sedang dirasakan?sedangkan mata melihat di hanya tersenyum saja?”

akihrinya anak tadi pergi karna sakit hati melihatnya,,karana benci harus mersakan itu,,,^_^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s